Catatan Kecil 002.040313

Standar

Pernah tidak merasa bahwa kita tidak cukup sabar untuk mengetahui ending suatu cerita? Seperti saat kita menonton drama atau film atau membaca novel. Sampai larut malam atau bahkan dini hari. Mengacuhkan kegiatan rutin yang baik untuk kesehatan. Terkadang tanpa kita sadari, kita juga begitu dalam hidup.

Begitu bagaimana?

“Begitu” dalam artian “ngotot” ingin sekali segera mendapatkan memperoleh menyelesaikan sesuatu yang masih dalam proses. Ngotot itu baik, biar semangat. Tetapi kalau berlebihan bisa berakibat buruk; hanya menghamburkan energi.

Saat nonton drama, pengen banget cepet-cepet liat endingnya. Ampe gregetan. Ngga sabaran. Sampe-sampe, kita kadang atau sering bela-belain anteng di depan TV atau komputer untuk nonton ntu drama dari awal sampe habis. Dari pagi ampe malem bahkan kadang hingga dini hari. Apa pendorongnya? Rasa penasaran tingkat tinggi.

Saat menjalani hidup, terakadang kita begitu bukan? Tanpa kita sadari. Kemudian kita terlalu memusatkan perhatian seluruh daya upaya pikiran energi pada hal itu. Biasanya sih hal yang membuat kita khawatir.

Hidup itu proses. Hidup itu waktu. Setiap individu punya waktunya masing-masing.

Inget banget dulu pas jaman kuliah. Nonton bareng temen kosan, nonton K-drama yang lagi hit, Full House. Non-Stop dari pagi ampe malem. Mandi jadi pada males, maunya mentengin tipi aja.hihihi…*oh past…u’re so bad, begitu boros menghabiskan waktu luang dengan hanya duduk manis depan tipi. It’s OK. Toh selama hari biasa, kita cukup sibuk mondar mandir ke sana ke mari; dari kosan ke kampus dalam sehari aja kadang bisa lebih, atau dari satu kelas ke kelas lain. Hari libur? waktunya duduk manis saja.hahaha…. :))

Belajar dari efek buruk saat ngotot nonton drama sekali trip langsung habis semua episodenya, yang biasanya efeknya buruk terutama dalam segi kesehatan [; kurang tidur, kurang istirahat, otak kurang oksigen, paru-paru tidak mendapatkan udara yang baik, saluran sekresi juga kadang ikut kena imbas karena pas sudah alarmnya, kita tahan-tahan karena nanggung lagi tegang-tegangnya, mandi jadi cuma satu kali saja, dll].

Begitu juga jika kita ngotot dalam kehidupan nyata; pengen cepet-cepet berada di ending. It’s still long long way to go bud! let’s just rock it on!

Boleh saja berlari, memang terkadang mungkin kita memang perlu untuk berlari. Tetapi akan lebih baik, mungkin, jika walaupun harus berlari, tetap dengan ritme napas normal. *bisa ngga ya…

Road,

we never know

will it be short or

will it be long

no matter how long

no matter how short

just keep on walking

keep on running

may not forget to rest

if you need to

for your enjoying

your own trip

in your own road

but hey! your road

may be others’ road too

my road can be your road

yours can be mine

it’s everybody’s road

we walk

we run

we stop, 

an interlude

*apa sih intinya? 😀

Iklan

Say something?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s